|
8
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Komunikasi Massa
Kemampuan untuk menjangkau ribuan, atau bahkan jutaan orang merupakan
ciri dari komunikasi massa, yang dilakukan melalui medium massa seperti televisi
atau koran. Komunikasi massa dapat didefinisikan sebagai proses penggunaan
sebuah medium massa untuk mengirim pesan kepada audien yang luas untuk tujuan
memberi informasi, menghibur, atau membujuk. (Vivian, 2008:450)
Pada dasarnya komunikasi massa adalah komunikasi melalui media massa
(media cetak dan elektronik). Sebab, awal perkembangannya saja komunikasi massa
berasal dari pengembangan kata media of mass communication. Media massa atau
saluran.
Menurut Gerhard Maletzke, salah seorang pakar komunikasi Eropa,
komunikasi massa adalah setiap bentuk informasi yang menyampaikan pernyataan
secara terbuka melalui media penyebaran teknis secara tidak langsung dan satu arah
pada public yang tersebar.
Menurut Hungaria George, seorang ilmuwan asal Amerika Serikat, komunikasi
massa adalah produksi dan distribus yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari
arus pesan yang continue serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industri.
Menurut Prof. Onong Uchajana, komunikasi massa adalah komunikasi melalui
media massa modern, yang meliputi surat kabar yang mempunyai sirkulasi luas,
siaran radio dan televisi yang ditujukan kepada umum, dan film yang dipertunjukkan
di gedung-gedung bioskop. (Prof.Onong Uchjana Effendy., 2003:79)
|