Home Start Back Next End
  
37
tidak. Hal ini membuat sebuah berita misalnya, akan berbeda penonjolannya. Ini bisa
dilihat dari penentuan headline
suatu media cetak, atau berita utama yang
ditampilkan di televisi, termasuk durasinya dan darimana angle
suatu berita atau
peristiwa ditampilkan.
Sementara itu, Manheim dalam pemikirannya tentang konseptualisasi agenda yang
potensial untuk memahami proses agenda setting menyatakan bahwa agenda setting
meliputi tiga agenda, yaitu agenda media, agenda khalayak, dan agenda kebijakan.
Masing-masing agenda itu mencakup dimensi-dimensi sebagai berikut:
(Effendy,
Op.Cit. Hal.287-288)
1.  Untuk agenda media, dimensi-dimensinya mencakup:
Visibility,  yaitu tentang jumlah dan tingkat menonjolnya berita. Berita
tersebut dianggap penting oleh siapa, tergantung dari khalayak yang dipilih
sebagai target khalayak, pakah berita itu penting bagi mereka secara
demografis maupun psikografis.
Audience Salience. Merupakan relevansi isi berita dengan kebutuhan
khalayak. Apakah berita tersebut sesuai dengan kebutuhan target khlayak
Valence. Berkaitan dengan menyenangkan atau tidak menyenangkan
cara
pemberitaan bagi suatu peristiwa.
2. Untuk agenda khalayak, dimensi-dimensinya:
Familiarity.
Merupakan kesadaran khalayak akan topik tertentu, apakah
cukup akrab dengan mereka.
Personal Salience (penonjolan pribadi), adalah relevansi kepentingan dengan
ciri pribadi.
Favorability adalah pertimbangan senang atau tidak senang akan topik berita
3.Untuk agenda kebijakan, dimensi-dimensinya adalah:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter