Start Back Next End
  
11
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Tinjauan Umum
2.1.1
Sejarah Sekolah Musik
Musik bersumber dari akar kata “muse”. Kata “muse” yang kemudian
diambil alih ke dalam bahasa Inggris jika diterjemahkan ke dalam bahasa
Indonesia dapat diartikan sebagai bentuk “renungan”. Musik lahir dari
kecintaan manusia pada kehidupan dan dilandasi oleh ingatan manusia akan
pengalaman-pengalaman hidupnya (Campbell, 1997). 
Musik telah dikenal manusia sejak berabad-abad yang lalu. Bukti
arkeologi awal tentang penggunan instrumen musik tercatat sejak 3000 SM.
Sejak saat itu, masyarakat Sumeria yang tinggal di tanah bulan sabit
Mesopotamia yang subur, memiliki rangkaian instrumen musik berskala luas,
mencakup lira (sejenis kecapi), harpa, dan suling
dari buluh (reed-pipe)
yang
mungkin telah dimainkan sebagai suatu ansambel. Dari catatan tertulis juga
diketahui bahwa praktek mereka dalam menyanyikan lagu adalah secara
berganti-ganti atau bernyanyi di dalam kuil mereka. Tidak ada pengetahuan
yang dapat menunjukan tentang suara musik mereka, tetapi itu jelas adalah
bagian canggih dari kultur Sumeria dan juga memiliki arti religius dan adat
yang sesungguhnya (Marsha Tambunan, 2004).
Menurut Curt Sachs, seorang professor musikologi Berlin mengatakan
bahwa musik vokal dan instrumen lahir dalam suasana yang berlainan. Musik
instrumental timbul di dunia upacara kepercayaan yang bersifat magis, untuk
mendapatkan sesuatu dari makhluk yang didewa-dewakan, sedangkan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter