Start Back Next End
  
35
merupakan bagian yang paling aktif dalam operasi perusahaan, yang
secara terus-menerus dibeli dan diproduksi dan dijual.
2.1.3.2 Metode Pencatatan Persediaan
Menurut Rudianto dalam bukunya “Pengantar Akuntansi
Adaptasi IFRS” (2012:H222) Terdapat dua metode yang dipakai
untuk pencatatan persediaan yaitu :
1.
Metode Fisik
Disebut juga metode periodik adalah metode pengelolaan
persediaan, dimana arus keluar masuknya barang tidak dicatat
secara terinci sehingga untuk mengetahui nilai persediaan pada
suatu saat tertentu harus melakukan perhitungan barang secara
fisik (stock opname) di gudang. 
2.  Metode Perpetual 
Ini adalah metode pengelolaan persediaan dimana arus masuk
dan arus keluar persediaan dicatat secara terinci. Dalam
metode ini setiap jenis persediaan dibuatkan kartu stok yang
mencatat secara rinci keluar masuknya barang di gudang
beserta harganya.
Dalam kedua metode
tersebut,
terdapat tiga metode penilaian
persediaan yang akan dipakai perusahaan adalah :
a.
FIFO (First In First Out)
Dalam metode ini, barang yang masuk (dibeli atau diproduksi
terlebih dahulu akan dikeluarkan (dijual) pertama kali, sehingga yang
tersisa pada akhir periode adalah barang yang berasal dari permbelian
atau produksi terakhir. Keuntungan menggunakan FIFO adalah pada
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter