|
36
ending inventory tercatat harga yang terbaru, sehingga lebih
menggambarkan kondisi sebenarnya.
b.
LIFO (Last In First Out)
Dalam metode ini, barang yang masuk (dibeli/diproduksi paling akhir
akan dikeluarkan/dijual paling awal).
Jadi, barang yang tersisa pada
kahir periode adalah barang yang berasal dari pembelian atau
produksi awal periode.
IFRS tidak mengizinkan penggunaan metode
LIFO dalam pencatatan persediaan. Karena Keuntungan
menggunakan LIFO adalah pada income statement
dari tax saving,
karena harga yang digunakan adalah harga lama, maka laba (profit
margin) jadi lebih rendah, sehingga pajak pun jadi
lebih rendah.
Penggunaan metode LIFO ini memang akan menimbulkan net
income dan pajak yang relative kecil.
Oleh sebab itu tidak
diperbolehkan dkarena tidak adil dan tidak sesuai dengan physical
flow kenyataannya.
c. Rata-rata (Average)
Dalam metode ini barang yang dikeluarkan/dijual maupun barang
yang tersisa dinilai berdasarkan harga rata-rata, sehingga barang yang
tersisa pada akhir periode adalah
barang yang memiliki rata-rata.
Melalui pendekatan biaya rata-rata, dibutuhkan, "rata-rata tertimbang
dari
semua unit yang tersedia untuk dijual selama periode akuntansi
dan kemudian menggunakan rata-rata tersebut untuk menentukan
nilai biaya pokok penjualan dan persediaan akhir" (Penilaian
Persediaan).
|