|
24
pengguna laporan keuangan mengenai kondisi keuangan entitas
Fahmi (2011:1).
Sehingga, disinilah laporan keuangan tersebut diperlukan.
Subramanyam dan Wild
(2013:4)
menyatakan bahwa analisis
laporan
keuangan (financial statement analysis) merupakan aplikasi dari alat dan teknik
analitis untuk laporan keuangan bertujuan umum dan data-data yang berkaitan untuk
menghasilkan estimasi dan kesimpulan yang bermanfaat dalam analisis bisnis.
2.1.2.1 Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan suatu laporan yang berisi informasi mengenai
posisi keuangan perusahaan yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan pemangku
kepentingan dalam suatu perusahaan, seperti investor, pemegang saham, dewan
direksi, masyarakat dan pihak-pihak berkepentingan lainnya. Ikatan
Akuntan
Indonesia (2012) dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Nomor (PSAK) 1
paragraf 07 mendefinisikan laporan keuangan secara spesifik sebagai berikut.
Laporan keuangan
merupakan bagian dari proses
pelaporan keuangan.
Laporan keuangan yang
lengkap biasanya meliputi
neraca,
laporan
laba rugi,
laporan
perubahan posisi
keuangan
(yang
dapat
disajikan
dalam
berbagai
cara
misalnya,
sebagai
laporan arus
kas,
atau
laporan
arus
dana),
catatan
dan
laporan lain serta
materi penjelasan yang merupakan bagian
integral dari
laporan
keuangan. Di
samping
itu
juga
termasuk
skedul dan
informasi
tambahan
yang
berkaitan dengan
laporan
tersebut,
misalnya,
informasi
keuangan
segmen
industri
dan
geografis
serta
pengungkapan pengaruh
perubahan harga.
Berdasarkan pengertian laporan keuangan di atas, dapat
disimpulkan bahwa
laporan
keuangan
adalah
suatu laporan
akuntansi
yang menggambarkan
kondisi
keuangan
dan hasil usaha suatu perusahaan,
yang
terdiri
dari
ringkasan
atas
hasil
transaksi operasi
bisnis
perusahaan
yang
terdiri
atas
neraca,
laporan laba
rugi,
laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan.
Berikut adalah kutipan langsung dari Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) Nomor 1
paragraf 11
yang mengatur mengenai komponen
|