|
42
Fito
et al
(2010) melakukan penelitian mengenai dampak kapitalisasi
operating lease terhadap kinerja keuangan perusahaan dengan judul Impact
Assessment Of Recognition Versus Note Disclosure In Operating Leases. Penelitian
tersebut mengambil objek 56 perusahaan besar di Spanyol dan menggunakan metode
constructive capitalization yang dikembangkan pertama kali oleh Imhoff et al (1991)
dan juga factor model sebagai control model. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh
hasil bahwa kapitalisasi operating lease memiliki dampak
yang signifikan terhadap
rasio keuangan perusahaan. Rasio leverage, kualitas utang dan tingkat pengembalian
(ROA dan ROE)
berubah secara signifikan dengan adanya kapitalisasi operating
lease kedalam laporan keuangan.
Fülbier
et al. (2008) melakukan penelitian yang hampir sama dengan judul
Impact of Lease Capitalization on Financial Ratios of Listed German Companies
yang menganalisis dampak kapitalisasi operating lease terhadap perubahan rasio
keuangan pada 90 perusahaan yang terdaftar di sektor industri Fashion dan Retail di
tiga indeks bursa terbesar di Jerman (DAX30, MDAX, dan SDAX) pada tahun 2003
dan 2004.
Penelitian
Fülbier
et al. juga menggunakan constructive capitalization
method dalam menghitung nilai kapitalisasi leasing, hanya saja tidak melakukan
perhitungan
mengenai dampak kapitalisasi terhadap ekuitas dan laba bersih
perusahaan. Simpulan penelitian tersebut menyatakan bahwa kapitalisasi operating
lease memiliki dampak yang sangat signifikan bagi
kinerja keuangan, khususnya
rasio utang, pada
sejumlah besar perusahaan secara umum, terutama
perusahaan
yang bergerak di industri Fashion dan Retail.
Rovers, M. L
(2005) dalam
penelitiannya yang berjudul Operating Lease
Disclosures
juga melakukan pembahasan
mengenai dampak kapitalisasi operating
lease terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian tersebut dilakukan dengan
|