|
2). Udara Dalam proses pembakaran membutuhkan udara, maka susunan kayu
jangan terlalu rapat agar sirkulasi cukup. Susunan ini dapat membentuk piramida
atau kerucut.
3). Sumber panas
a. Berasal dari korek api
b. Sinar matahari yang difokuskan melalui lensa cembung atau kaca pembesar
c. Gesekan bambu dengan bambu
d. Gesekan busur dengan gurdi
e. Benturan golok atau pisau baja pada batu
f. Dari alat lain seperti: batu pematik atau fire starter yang
ada pada survival kit.
Membuat perapian membutuhkan ketekunan dan kesabaran. Tentukan lokasi
yang aman dan perhatikan arah angin sehingga asap yang ditimbulkan tidak
mengganggu. Hematlah korek api saat membuat perapian tanpa korek api sangat sulit
membuat api, jagalah api yang sedang menyala dan matikan apabila akan
meninggalkan lokasi.
F. Makanan
Manusia
sangat membutuhkan makanan untuk kelangsungan proses
metabolisme dalam tubuh, kebutuhan makanan ini bersumber dari tumbuhan atau
hewan. Ketersediaan makanan sangat tergantung pada kondisi lingkungan dan
kemampuan untuk memanfaatkan jenis tumbuhan dan hewan dalam keadaan
survival. Dalam pengusahaan dan pengaturan makanan yang perlu diperhatikan
adalah fungsi untuk tubuh. Makanan yang baik adalah makanan yang mengandung
banyak karbohidrat, hindarilah makanan kering, banyak pati, banyak bumbu dan
daging apabila ketersediaan air terbatas. Dalam keadaan survive, tenaga yang
dimiliki sangat tergantung dari makanan, oleh karena itu jangan gelisah dan
menghambur-hamburkan tenaga secara percuma sebab kebutuhan makanan dan air
akan meningkat. Usahakan mengelola atau
memasak bahan makanan yang didapat,
hal ini penting untuk mensterilkan bahan makanan dan dapat untuk mempermudah
kerja pada alat pencernaan.
|