|
4. Daun muda paku tiang (Alsophia glauca), rasamala (Altingia excelsa), selada air
(Nasturtium officinale), poh-pohan atau banyon (Pileamelastomoides),
sintrong (Gynura arrantiaca), dan antanan atau gagan atau kaki kuda
(Cantella asiatica)
5. Umbut paku tiang, batang muda
ketebon (Genostegia hirta),
umbut palem muda (Fam palmae), batang daun begonia (Begonia sp) dan
rebung bamboo (Bambosa sp)
6. Bunga honje dan kecombrang (Nicolaria sp), bunga turi (Sesbania glandiflora),
pisang hutan (Musa sp) yang dapat dimakan yaitu: buah, jantung, batang
bagian dalamk dan bongkol pisang muda.
7. Jenis jamur yang bisa dimakan dan mengandung protein tinggi yaitu jamur kuping
(Aircularia judae) dan jamur tiram (Pleuretus ostratus). Hati-hatilah bila
memakan jamur, karena banyak yang beracundan bila tidak mengenali lebih
baik menghindar.
Manfaat Lain dari Tumbuhan Hutan
Dalam keadaan survival dimana seorang dihadapkan pada kondisi sulit, dapat
memanfaatkan tumbuhan selain untuk makanan dapat pula sebagai obat, bahan
bakar, untuk membuat tempat berlindung dan tempat mencari air.
-
Sebagai Tumbuhan Obat
Tumbuhan obat atau simplisia nabati banyak terdapat di Indonesia tetapi masih
kurang dikenal dan diketahui khasiatnya oleh umum. Adapula jenis-jenis tumbuhan
obat yang ditanam di sela-sela hutan produksi dan disebut empon-empon.
Pengenalan dan pemanfaatan obat masih secara tradisional dan disampaikan secara
turun-temurun pada masyarakat Indonesia.
Beberapa jenis tumbuhan obat yang ditemui di hutan yaitu :
1. Lumut hati, bila dinamakan dapat sebagai obat hepatitis (penyakit hati)
2. Antanan atau gagan atau kaki kuda daunnya bila dimakan atau dilalap, dapat
sebagai obat sakit perut, batuk, asma dan sariawan
3. Kaliandra, dau dan biji mudanya dapat sebagai obat sariawan
4. Sembung manis, jenis tumbuhan herba yang daunnya dapat digunakan untuk sakit
panas dan sakit perut
|