|
5
dengan kehidupan dunia. Dia ingin cepat-cepat bersua dengan Dzat
yang ia cintai, yaitu Allah.
2013; 12:49)
4.
Apakah saat ini Anda sedang mengalami kedukaan dan kesedihan?
Apakah Anda kehilangan seseorang yang Anda sayangi sehingga Anda
merasa kesepian? Apakah seseorang yang Anda sayangi yang ingin
menghilangkan kebiasaan buruknya akhirnya mengecewakan Anda?
Atau apakah Anda terbeban pada kehidupan orang lain sampai Anda
tidak tahu apakah Anda bisa bertahan atau tidak?
Pada saat-saat seperti di atas menghampiri, kadang-kadang kita merasa
sudah tidak bisa lagi bertahan hidup.
Anda bertanya kepada diri Anda
sendiri, apakah setiap hari akan seburuk ini? Apakah ini akan terjadi
selama bertahun-tahun? Apakah hidup saya bisa lepas dari kedukaan
dan kesedihan ini?
Ya, pada saat seperti ini Anda rindu untuk mendekatkan diri kepada
Tuhan supaya Anda nyaman dalam menghadapi kedukaan dan
kesedihan, tetapi Anda tidak tahu bagaimana memulainya. Caranya
sangat sederhana, sangat mudah, tetapi mengherankan jika Anda
kesulitan menjalaninya.
(
tuhan_dalam_kedukaan_dan_kesedihan; 7 Maret 2013; 19:49)
5.
Menerima apa pun yang kita miliki serta apapun yang terjadi, bukan
berarti tidak berbuat untuk kehidupan yang lebih baik. Akan tetapi
fokus pikiran yang kita arahkan untuk ikhlas dan menyerahkan semua
kepada ALLAH SWT akan menenangkan hati yang gelisah.
Karena
dibalik itu pasti Allah punya rencana yang lebih baik untuk kita,siapa
tahu kalau kita menikah dengan dia kita malah bercerai yang justru
akan lebih menghancurkan kita jadi lihat dibalik semua yang terjadi
pasti ada hikmahnya dan bersyukur Allah masih memberikan cobaan
kepada kita berarti kita termasuk orang-orang
yang di perhatikan oleh
|