Start Back Next End
  
12
6.
Melengkapi Tabel Dimensi (Rounding Out the dimension tables)
Pada tahap ini, perancangan kembali pada tabel dimensi untuk
memberikan sebanyak mungkin deskripsi teks pada dimensi. Deskripsi yang
ada harus sejelas mugkin dan dapat dimengerti oleh pengguna.
7.
Pemilihan Durasi Database (Choosing the Duration of the Database)
Durasi database mengukur rentan waktu suatu tabel fakta diisi. Pada
kebanyakan perusahaan, terdapat kebutuhan yang perlu dilihat pada periode
yang sama satu atau dua tahun sebelumnya. Sedangkan pada perusahaan
lain, mungkin bisa sampai 5 tahun ke belakang atau lebih.
8.
Melacak Perubahan Dimensi Perlahan (Tracking Slowly Changing
Dimension)
Masalah perubahan dimensi perlahan berarti bahwa deskripsi dari klien
yang lama pada cabang yang lama harus digunakan pada catatan transaksi
yang lama. Oleh karena itu, data warehouse perlu memberikan penanda
pada dimensi dalam rangka membedakan beberapa set dari data tiap periode
waktu yang ada.
9.
Memutuskan Prioritas dan Mode dari Query (Deciding the Query
Priorities and the Query Mode)
Pada tahap ini kita menentukan desain fisik dari data warehouse dan
mulai merancangnya. Desain yang dibuat bisa meliputi administrasi, proses
backup, performa, keamanan, proses yang akan dijalankan, dan
penyimpanan.
1.1.8
Proses Extract, Transform and Load (ETL)
ETL merupakan proses yang sangat penting, dengan ETL data dapat
dimasukkan ke dalam data warehouse. ETL juga dapat digunakan untuk
mengintegrasikan data dengan sistem yang sudah ada sebelumnya. Proses ETL
meliputi ekstraksi data dari sumber, mentransformasikannya ke dalam format
baru sesuai dengan kebutuhan bisnis, dan kemudian memasukkannya pada
struktur data target (Gour, Sarangdevot, Tanwar, & Sharma, 2010).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter