|
8
Pada gambar 2.1, bagian atas
menunjukkan definisi berpusat pada pemikiran
dan penalaran, sedangkan yang bagian bawah
menunjukan bahwa kecerdasan buatan
adalah sistem dengan perilaku seperti
manusia. Pada bagian kiri
menjelaskan bahwa
kecerdasan buatan sebagai tolak ukur kinerja manusia, sedangkan pada bagian kanan
menjelaskan performa ideal yang disebut rasional (Russell & Norvig, 2010:1-2).
2.1.1.1 Sejarah kecerdasan buatan
Kecerdasan
buatan
pertama
kali
dibuat
setelah
perang
dunia
ke
dua.
Pada
tahun
1950,
Alan
Turing
ingin
membuktikan
apakah
sebuah
mesin
dapat
berpikir
seperti
manusia.
Kemudian
Alan
melakukan
suatu
penelitian
dengan
melibatkan
mesin
dan
manusia.
Di
dalam
penelitian
ini,
seorang
peserta
akan
menjadi
penentu
apakah
penelitian
ini
berhasil
atau
tidak.
Penentu
menjalani
tes
di
ruangan
yang
terpisah
dari
mesin
dan
manusia.
Penentu
akan
melakukan
perbincangan
dengan
agen
(manusia
dan
mesin).
Perbincangan
hanya
terbatas
oleh
teks
melalu
keyboard
dan
monitor.
Penentu
akan
mengajukan
pertanyaan
dan
agen
diminta
untuk
memberikan
tanggapan
dari
pertanyaan
yang
diajukan
oleh
penentu.
Jika
penentu
tidak
bisa
membedakan
apakah
tanggapan
yang
diberikan
berasal
dari
mesin
atau
manusia,
maka
mesin
akan
lulus
tes.
Tes
ini
bukan
bermaksud
untuk
mengecek
apakah
jawaban dari
mesin salah atau benar,
namun seberapa
mirip
jawaban
mesin
dengan manusia. Tes ini dikenal dengan nama Tes Turing.
Program kecerdasan buatan (Artificial Intelegence) yang pertama kali bekerja
ditulis
pada
tahun
1951.
Program
ini
dibuat
oleh
ilmuan
bernama
Christopher
Strachey.
Christopher
membuat
program
berupa
permainan
naskah.
Selain
Christopher ada juga Dietrich Prinz yang membuat program berupa permainan catur.
Pada
tahun
1959,
Hebert
A.
Simon,
J.C.
Shaw,
dan
Allen
Newell
menciptakan
program
komputer
untuk
pemecahan
masalah.
Program
ini
dikenal
dengan
nama
General
Problem
Solver.
Program
ini
dirancang
dari
awal
untuk
meniru cara
manusia
untuk
memecahkan suatu
masalah. Dengan ruang
lingkup dan
masalah
yang
dibatasi,
ternyata
urutan
pemecahan
masalah
dan
tindakan
yang
mungkin diambil oleh komputer
mirip dengan
manusia dengan
masalah
yang sama.
Jadi
GPS
(General
Problem
Solver)
mungkin
adalah
program
pertama
yang
mencakup pendekatan pemikiran manusia.
|