Start Back Next End
  
11
         Gambar 2.3 Piramida Pengetahuan Sistem Pakar (Hemmer, 2008:11)
Menurut
Hemmer (2008:10), sistem pakar
mempunyai desain standar
berbentuk piramida pengetahuan
yang
mendeskripsikan
hubungan kuantitatif
dan logika dari data, informasi, pengetahuan, dan tindakan. 
a.
Data
Merupakan
dasar
dari
piramida
pengetahuan
dan
merupakan
hasil
dari
pengukuran,
pengamatan,
dan
perhitungan.
Data
menjadi
berguna
dan
bermanfaat
jika
data
tersebut
sesuai
dengan
konteksnya,
sehingga
diperlukan
penjelasan
tambahan
untuk
menjelaskan
teknik
pengukuran,
parameter,
kondisi,
dan
atributnya.
Data
tambahan
yang
menjelaskan
konteksnya biasanya disebut sebagai metadata.
b.
Informasi (Information)
Informasi
merupakan kumpulan dari data yang sudah diolah dengan cara
representasi, analisis dan
menafsirkan data - data tersebut. Misalnya dari
sebuah kumpulan data, dapat dibuat
menjadi spektrum
grafik
yang
lebih
efisien untuk dipahami daripada hanya sebuah data mentah.
c.
Ilmu pengetahuan (Knowledge)
Pengetahuan
merupakan
sesuatu
hasil
dari
informasi.
Misalnya
dari
penafsiran
pada
spektrum
grafik
dapat
mengarah
pada
kemungkinan
bahwa
puncak
dari
grafik
tersebut
berhubungan
pada
entitas
tertentu.
Dengan
memvalidasi
dari
hasil
penafsiran
tersebut
dengan
metode
percobaan, akan dapat diperoleh sebuah pengetahuan.
d.
Tindakan (Action)
Langkah terakhir dari konsep piramida pengetahuan adalah menggunakan
pengetahuan
untuk
membuat
keputusan
dan
akhirnya
mengambil
tindakan
yang
pasti.
Dengan
mengaplikasikan
pengetahuan
tersebut,
keseluruhan pendekatan pengambilan keputusan adalah murni teoritis.
2.1.2.2 Struktur dan Komponen Sistem Pakar
Menurut
Hemmer
(2008:35-37), sistem pakar
(expert system) atau knowledge-based
system memiliki beberapa komponen
utama
yaitu knowledge base, working memory,
inference engine dan user interface.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter