|
24
4.
Kode (Coding)
Merupakan proses penulisan bahasa pemrograman agar piranti
lunak yang akan dibuat dapat dijalankan oleh mesin.
5.
Uji Coba (Testing)
Merupakan proses uji coba kode program yang telah dibuat.
Tujuan dari proses ini untuk memastikan bahwa semua pernyataan
telah diuji dan semua input
dapat menghasilkan output
yang sesuai.
Proses ini dibagi menjadi 2 bagian, pengujian internal dan pengujian
external. Pengujian internal
bertujuan memvisualisasikan semua
statement sudah dilakukan uji coba atau belum, sedangkan pengujian
external
bertujuan untuk menemukan kesalahan serta memastikan
output yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan.
6.
Pemeliharaan (Maintenance)
Proses ini dilakukan setelah piranti lunak telah jadi dan sudah
digunakan oleh pemakai atau user. Perubahan akan dilakukan jika
terjadi kesalahan (error) dan akan diperbaiki sesuai dengan kebutuhan
yang diinginkan konsumen.
Kelebihan Waterfall Model: (Pressman, 2010 : 41)
Bisa menggunakan waterfall model jika suatu persyaratan atau
kebutuhan software
yang akan dibuat sudah lengkap dan telah
dipahami dengan baik.
Kekurangan Waterfall Mode (Pressman, 2010 : 41-42):
Pembagian proyek menjadi tahaptahap yang tidak fleksibel,
karena komitmen harus dilakukan pada proses tahap awal.
Sulit untuk menentukan seluruh requirements yang dibutuhkan
pada tahap awal pembuatan sebuah proyek.
Waterfall model
hanya bisa dilakukan jika persyaratan sudah
lengkap dan dipahami dengan baik.
|