|
11
2.2.1.3 Jenis-Jenis Proses Produksi
Menurut (Ahyari, 2002), jenis-jenis proses produksi ada berbagai
macam bila ditinjau dari berbagai segi. Proses produksi dilihat dari
wujudnya terbagi menjadi proses kimiawi, proses perubahan bentuk,
proses assembling, proses transportasi dan proses penciptaan jasa-jasa
adminstrasi .Proses produksi dilihat dari arus atau flow bahan mentah
sampai menjadi produk akhir, terbagi menjadi dua yaitu proses produksi
terus-menerus (Continous processes) dan proses produksi terputus-putus
(Intermettent processes).
Perusahaan menggunakan proses produksi terus-menerus apabila
di dalam perusahaan terdapat urutan-urutan yang pasti sejak dari bahan
mentah sampai proses produksi akhir. Proses produksi terputus-putus
apabila tidak terdapat urutan atau pola yang pasti dari bahan baku sampai
dengan menjadi produk akhir atau urutan selalu berubah.
Menurut (Yamit, 2002), penentuan tipe produksi didasarkan pada
faktor-faktor seperti: (1) volume
atau jumlah produk yang akan
dihasilkan, (2) kualitas produk yang diisyaratkan, (3) peralatan yang
tersedia untuk melaksanakan proses. Berdasarkan pertimbangan cermat
mengenai faktor-faktor tersebut ditetapkan tipe proses produksi yang
paling cocok untuk setiap situasi produksi. Macam tipe proses produksi
dari berbagai industri dapat dibedakan sebagai berikut:
Proses produksi terus-menerus
Proses produksi terus-menerus adalah proses produksi barang
atas dasar aliran produk dari satu operasi ke operasi berikutnya
tanpa penumpukan disuatu titik dalam proses. Pada umumnya
industri yang cocok dengan tipe ini adalah yang memiliki
karakteristik yaitu output direncanakan dalam jumlah besar,
variasi atau jenis produk yang dihasilkan rendah dan produk
bersifat standar.
Proses produksi terputus-putus
Produk diproses dalam kumpulan produk bukan atas dasar aliran
terus-menerus dalam proses produk ini. Perusahaan yang
menggunakan tipe ini biasanya terdapat sekumpulan atau lebih
|