Start Back Next End
  
12
komponen yang akan diproses atau menunggu untuk diproses,
sehingga lebih banyak memerlukan persediaan barang dalam
proses.
Proses produksi campuran
Proses produksi ini merupakan penggabungan dari proses
produksi terus-menerus dan terputus-putus. Penggabungan ini
digunakan berdasarkan kenyataan bahwa setiap perusahaan
berusaha untuk memanfaatkan kapasitas secara penuh.
2.2.1.4 Faktor-Faktor Produksi
Pada dasarnya tidak ada sebuah kesepakatan yang bulat tentang
klasifikasi faktor produksi, baik di kalangan ekonom konvensional
maupun ahli ekonom Islam. Perbedaan klasifikasi faktor produksi ini
dilatarbelakangi oleh banyak faktor, misalnya ketidaksamaan tentang
definisi, karakteristik, maupun peran dari masing-masing faktor produksi
dalam menghasilkan output.
Menurut (Samuelson, 1989), faktor produksi pada umumnya
diklasifikasikan ke dalam: alam (khususnya tanah), tenaga kerja, modal,
dan wirausaha. Secara ringkas keempat faktor produksi tersebut
sekaligus dengan permasalahannya dijelaskan sebagai berikut:
Alam
Alam merupakan salah atau faktor produksi yang sangat penting,
bahkan bersamaan dengan tenaga kerja seringkali dianggap paling
penting. Alam telah memberikan banyak faktor produksi, misalnya
tanah dan segala zat yang ada didalamnya maupun di permukaannya,
udara dan segala yang ada di angkasa, dan lain-lain.
Tenaga Kerja
Tenaga kerja merupakan faktor produksi kedua yang dianggap paling
penting, sebab kekayaan alam semesta dapat berubah menjadi hasil
produksi yang bernilai karena jasa tenaga kerja. Emas kemungkinan
akan menjadi barang yang tidak bernilai jika tetap berada di dasar
bumi dan tidak berbentuk. Setelah dieksplorasi dan dibentuknya
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter