Start Back Next End
  
16
Untuk mendapatkan air kita dapat menggunakan kain, busa,
ponco, plastik dan lain-lain.
Kondensi tanah :
manfaatkan uap air tanah yang ditahan
kemudian dan ditampung pada suatu wadah. Caranya dengan
menggali tanah hingga kedalaman tertentu kemudian lubang
tersebut ditutup plastik yang tiap ujungnya ditahan dan diberi
pemberat ditengah-tengah plastik. dibawah plastik dan
pemberat itu, taruh wadah untuk menampung air.
Sumber air yang tidak bisa langsung diminum
Air yang menggenang :
air ini tidak bisa dijamin
kebersihannya, untuk itu ada baiknya apabila melakukan tahap
penyaringan terlebih dahulu. caranya dengan menggunakan
kaos. Cara lainnya dengan menggunakan batang bambu yang
diujungnya dilapisi ijuk
dan kerikil atau melakukan
pengendapan selama 24 jam. ketika pengendapan baiknya air
tertutup rapat sehingga tidak terkontaminasi.
Harus diperhatikan juga ketika ingin minum air, sebaiknya diminum
sedikit demi sedikit. Jangan langsung minum sebanyak-banyaknya karena
hanya akan membuat muntah seseorang yang sedang dehidrasi sehingga
hanya memperparah keadaan.
Untuk mencari sumber air juga bisa dengan memperhatikan binatang
sekitar seperti burung dan serangga. Hewan-hewan ini tidak bisa jauh dari
sumber air.
3. Membuat Api
Dalam membuat api, ada tiga unsur yang menjadi syarat: udara, bahan
bakar dan sumber panas. Satu syarat dari tiga tidak terpenuhi maka
pembakaran tidak akan terjadi. Buatlah api di tempat yang kering dan
bersihkan dari bahan-bahan yang mudah terbakar agar tidak terjadi
kebakaran. Juga selalu sediakan air untuk memadamkannya.
Untuk menyalakan api, khususnya di tempat yang lembab, dibutuhkan
material-material seperti berikut:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter