12
Sulistiyowati (2010:122), persediaan adalah aktiva yang tesedia untuk
kegiatan biasa dan proses produksi seperti penjualan atau dalam bentuk bah an
dan perlengkapan yang digunak an dalam proses produksi atau pemberian
jasa.
2.2.2 Sistem Persediaan
MenurutAssauri (2008:224), terdapat dua sistem persediaan, yaitu :
1. Sistem Persediaan Periodik
Setiap akhir periode dilakukan perhitungan secara fisik dalam
menentukan jumlah persediaan akhir.
2. Sistem Persediaan Perpetual
Disebut juga Book Inventories, yaitu dalam hal ini dibina catatan
administrasi persediaan. Setiap mutasi dari persediaan sebagai
akibat dari pembelian ataupun penjualan dicatat dan dilihat dalam
Kartu Administrasi persediaann ya. Bila metode ini yang dipakai,
maka perhitun gan secara fisiknya hanya dilakukan paling tidak
setahun sekali, yang biasanya dilakukan untuk keperluan
counterchecking antar a jumlah persediaan menurut fisi
dengan
menurut catatan dalam Kartu Administrasi Persediaann ya.
2.2.3 Metode Penilaian Persediaan
Menurut Assauri (2008:244), terdapat tiga metode penilaian terhadap
persediaan, yaitu :
1. FIFO (First-in, First-out) Method
Cara ini didasarkan atas asumsi bahwa harga barang yang sudah
terjual dinilai menurut harga pembelian barang yan g terdahulu
masuk. Dengan demikian, maka persediaan akhir dinilai menurut
harga pembelian barang yan g terakhir masuk.
2. Weighted Average Method
Cara ini didasarkan atas harga rata-rata, diman a harga tersebut
dipengaruhi oleh jumlah barang yang diperoleh pada masing-
masing harganya.
|