![]() 30
liat ha rus benar-benar plastis dan a pabila diant
sambungan pilinan
terdapat rongga udara, ha rus segera dipadatka n unt
menghindari terjadi
retak atau pecah ketika pembakaran
Gambar 2.10 & 2.11 : Teknik Pilin & Hasil keramik dari teknik pilin
Sumber : Wahyu Gatot Budiyanto, dkk. (2008). Kriya Keramik untuk SMK Jilid 2.
Direktorat Pembinaan Sekolah Me nenga h Kejuruan
4. Teknik Le mpeng (slab building)
Te knik ini digunakan untuk membuat bentuk-bent
utamanya seperti
bentuk yang memiliki sudut, bentuk kubus, persegi panja
segitiga, dll.
Benda keramik yang dihasilka n oleh teknik ini da
digabung denga n
teknik lain seperti teknik pilin, teknik bebas, d
sebagainya, cara
penyambungannya denga n mengiris salah sati sisi deng
kemiringan 45
derajat lalu untuk memperkuat pada bagian sambung
dapat
me ngguna kan pilina n tambahan atau dengan menggores bagi
yang akan
disambung dan mengolesinya dengan air kemudia
disatukan. Da lam
teknik ini terdapat 2 jenis tanah, lempengan lunak dan keras
Gambar 2.12 & 2.13 : Teknik slab dengan roll kayu & Teknik slab
dengan slab roller
Sumber : Wahyu Gatot Budiyanto, dkk. (2008). Kriya Keramik untuk SMK Jilid 2.
Direktorat Pembinaan Sekolah Me nenga h Kejuruan
|