|
12
2.1.7 Pedoman Penyelenggaraan Museum
A. Material
Material bangunan me nentukan kondisi lingkungan baik didala m maupu
diluar museum. Hal ini dikarenakan jenis material bangunan memberikan
efe k terhadap suhu da n kelembaban pada ruangan. Dengan penggunaan
ma terial yang buruk akan mempengaruhi bangunan tersebut termasuk pada
koleksi itu sendiri. Contohnya kondisi lingkungan ya ng sangat asam dapa
me rusak bangunan apabila menggunakan material dari kayu. Lalu kondisi
lingkungan yang labil dan sering terjadi gempa tidak kondusif apa bila
didirikan dengan ma terial semen
B. Arsitektur
Arsitektur bangunan museum menentukan keindahaan dan keserasian denga n
lingkungan sekitar. Bangunan yang ada harusnya banguna n ya ng bersifat
permanent. Gaya dan bentuk bangunan disesuaikan dengan arstitektur
tradisional lingkungan se kitar. Bangunan museum apabila me miliki terlalu
banyak jende la menya babka n intensitas ca haya atahari yang masuk kedalam
bagunan sangat tinggi. Intensitas tersebut dapat me ngganggu kelestarian
koleksi museum tersebut. Selain itu perancanaan arsitektur harus
me mpertimbangkan pembagian antara zona publik dan zona tertutup karena
harus tetap memperhatikan akses bagi penyandang cacat da n akses apa bila
terjadi bencana
C. Kele ngkapan
Bangunan museum haris memiliki kelengkapa n fasilitas untuk menunjang
aktifitas pengelola, antara lain:
a. Ruang penyimpanan koleksi
b. Ruang studi koleksi
c. Ruang perawatan
d. Ruang preparasi
e. Ruang pameran
f. Ruang audiovisual
|