Home Start Back Next End
  
Adapun cabang – cabang kesenian ialah sebagai berikut: 
1.  Seni suara (musik),  dengan unsur utamanya  suar a, misaln ya:  suara manusia  (vokal), 
suara alat musik, dsb. 
2.  Seni rupa, dengan unsur utamanya adalah unsur-unsur rupa.  
3.  Seni tari, dengan unsur utamanya gerak. 
4.  Seni sastera, dengan unsur utama bahasa. 
5.  Seni peran (teater), disajikan dengan akting meliputi unsur bahasa, gerak, dan musik. 
(www. serupatigabdg.wordpress.com/tag/pengertian-seni, diakses Februari 2014)
2.1.3    Definisi Budaya
Kata  budaya  berasal  dari  kata  buddhayah  sebagai  bentuk  jamak  dari  buddhi 
(Sanskerta)  yang  berarti  ‘akal’  (Koentjaraningrat,  1974:  80).  Sementara  itu  dalam 
pengertian  lain  Pusat  Kebudayaan  adalah  tempat  membina  dan  mengembangkan 
kebudayaan, organisasi,b angunan atau  kompleks  yang mempromosikan budaya dan seni 
.  Pusat-pusat  budaya  yang  di  dalamnya  terdapat lingkungan  komunitas  seni,  organisasi, 
fasilitas  swasta,  pemerintah  yang  disponsori.(http://www .e-journal.uajy.ac.id,  diakses  2 
Maret  2014).  Budaya  dalam  hal  ini  bukan  hanya  warisan  penin ggalan  masa  lalu, 
sebagaimana  citra  kata  “budaya”  yang  serin gkali  dibayangkan.  Dalam  kehidupan 
dewasa  ini  pun  terdapat  budaya  kontemporer  yang  berk emban g  di  masyarakat,  seperti 
Budaya  Urban  masyarakat  perkotaan  yang  mengedepankan  kemajuan  mobilitas, 
kecepatan, dan sisi kepraktisan. 
2.1.4  Sunda
A.  Definisi Sunda
Secara  etimologis,  kata  “Sunda”  berasal  dari  bahasa  Sanskerta  “sund ”  atau 
“suddha”  yang  berarti  bersinar,  terang,  putih.  Dikenal  pula  dalam  bahasa  Kawi  dan 
bahasa  Bali,   yang  berarti:  bersih,  suci,  murni,  tak bernoda, air, tumpukan,  pangkat,  dan 
waspada. Dalam kaitan  disiplin ilmu  kebumian, Ptolemaues  (90 – 168  M.),  ahli geografi 
berkebangsaan  Yunani,  dianggap  sebagai  orang  pertama  yang  menyebut  “Sunda”  yang 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter