|
33
II.4.12 Model Empiris Manajemen Laba
Model empiris bertujuan untuk mendeteksi manajemen laba. Menurut Sulistanto
(2008, p216) model empiris manajemen laba pertama kali dikembangkan oleh Healy
lalu dilanjutkan oleh De Angelo dan Jones.
a.
Model Healy
Model Healy
merupakan
model
pertama
yang
digunakan
untuk mendeteksi
manajemen
laba
dengan
menghitung
nilai total akrual, yaitu dengan mengurangi
laba akuntansi yang diperoleh selama periode tertentu dengan arus kas operasi
periode
bersangkutan.
Untuk
menghitung
nondiscretionary
accruals model
Healy
membagi rata-rata total akrual dengan total aktiva periode sebelumnya.
Kelemahan
dalam model
Healy
adalah
tidak
adanya
pemisahan
antara
discretionary accruals dan nondiscretionary accruals padahal non discretionary
accruals
merupakan
komponen
total
akrual
yang
tidak
bisa
dikelola
dan
di
atur
oleh
manajemen.
Pada
model
ini
nilai
nondiscretionary
accruals
dianggap
konstan.
b.
Model De Angelo
Secara
umum model De Angelo
menghitung total akrual sebagai selisih antara
laba akuntansi yang diperoleh selama satu periode dengan arus kas periode
bersangkutan.
Model
ini
mengukur
manajemen
laba
dengan nondiscretionary
accruals
yang dihitung dengan menggunakan total akrual akhir periode yang
diskala dengan total aktiva periode sebelumnya. Sama sepeti
model
Healy,
model
De
Angelo
juga
tidak
memisahkan
antara discretionary
accruals dan
nondiscretionary accruals padahal nondiscretionary accruals merupakan
|