Home Start Back Next End
  
35
2. Uji Asumsi Klasik
Pengujian
asumsi
klasik
untuk menguji
kelayakan
penggunaan
model
regresi
dan
kelayakan variabel bebas. Tujuan pengujian asumsi klasik adalah agar dapat
menghasilkan
nilai
parameter
yang
baik sehingga
hasil
penelitian
dapat
lebih
diandalkan. Menurut Winarno (2007, p51), pengujian asumsi klasik dalam
penelitian
ini,
yang
dilakukan
dengan
bantuan
EViews
5, terdiri
dari
tiga
jenis,
yaitu:
a. Uji Multikolinearitas
Uji
multikolinearitas
bertujuan
untuk menguji
apakah
pada
model
regresi
ditemukan adanya korelasi antara variabel independen, model regresi yang baik
seharusnya 
tidak 
mengandung 
multikolinearitas. 
Jika 
korelasi 
kuat 
terjadi
antara
variabel independen maka terjadi masalah multikolinearitas. Dalam
penelitian ini uji multikolinearitas dilakukan dengan
correlation
matrix
test.
Suatu data dikatakan tidak mengalami atau bebas dari multikolinearitas jika
memiliki koefisien korelasi antarvariabel lebih kecil dari 0,5. Jika terjadi
multikolinearitas maka akan dibuat pemodelan khusus untuk setiap variabel
independen.
b. Uji Heterokedastisitas
Uji
heteroskedastisitas
bertujuan
untuk
menguji
apakah
dalam suatu
model
regresi
terjadi
ketidaksamaan
variance
dan residual
dari
suatu
pengamatan
ke
pengamatan lain. Jika
variance dan
residual
dari
suatu
pengamatan
ke
pengamatan
yang
lain
tetap
maka
disebut
homoskedastisitas,
dan
jika
berbeda
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter