|
16
II.4.3
Motivasi Manajemen Laba
Menurut Scott (2006, pp86-88)
terdapat beberapa
motivasi
seseorang
untuk
melakukan manajemen laba:
1. Bonus Purposes
Manajer yang memiliki informasi atas laba bersih perusahaan akan bertindak
secara
opportunistic untuk
melakukan
manajemen
laba,
untuk
memaksimalkan bonus mereka berdasarkan rencana bonus perusahaan.
2. Political Motivation
Manajemen laba digunakan untuk mengurangi laba yang dilaporkan pada
perusahaan besar yang aktivitasnya
mempengaruhi
banyak
pihak,
dengan
tujuan
untuk
mengurangi
tekanan
publik yang
mengakibatkan
pemerintah
menetapkan peraturan yang lebih ketat.
3. Taxation Motivation
Motivasi penghematan pajak menjadi motivasi manajemen laba yang paling
nyata. Berbagai metode akuntansi digunakan untuk tujuan penghematan pajak
pendapatan.
4. Pergantian Chief Executive Officer (CEO)
CEO yang
mendekati
masa
pensiun
akan
cenderung
menaikkan
pendapatan
untuk meningkatkan bonus mereka. Jika kinerja perusahaan buruk, mereka
akan memaksimalkan pendapatan agar tidak diberhentikan.
5. Initial Public Offering (IPO)
Perusahaan yang
akan
go
public
belum
memiliki
nilai
pasar.
Hal
ini
meningkatkan kemungkinan manajer perusahaan tersebut melakukan
|