Home Start Back Next End
  
13
sederhana,
yaitu
dimana,  apa,
bagaimana hubungannya 
dengan kenampakan keruangan
yang lain,
dan kapan.
I. 
Posisi 
geografls,
dapat 
dinyatakan dalam
sistem 
koordinat
Lintang 
I
Bujur
(Latitude/Longitude)
atau
sistem
UTM
(Universal
Transverse Mercator).
Sistem­
sistem 
koordinat
ini 
dapat
dengan
mudah
dikonversikan, sehingga
pengguna
lebih
leluasa menentukan
sistem
yang disukai.
2.   Atribut, menjelaskan infonnasi apa  (what
it
is). Contoh atribut ini
misalnya
:
hutan,
sawah
atau 
tegal,
kota, 
dan
sebagainya. Atribut 
ini 
sering
memiliki 
infonnasi
tambahan, 
seperti 
misalnya 
pada 
hutan, 
infonnasi 
tambahannya
adalah 
sejenis
spesies 
dan 
tinggi  pohon. 
Atribut 
tambahan
yang 
tidak  berkaitan
dengan 
posisi
geografJS ini sering disebut sebagai atribut
non-keruangan (non-spatial attribute).
3.   Hubungan
keruangan,
hubungan
ini 
sangat
kompleks
dan
tidak
mungkin semuanya
disimpan
dalam
basis
data.
Yang
per!<t 
disimpan
hanyalah
hubungan
keruangan
yang
khusus, 
sedangkan
yang
sederhana
tidak
perlu
disimpan.
Contoh
komponen
ketiga
ini 
misalnya
jarak
antara
dua
kantor  polisi.
Karena
sebenarnya
untuk
mengetahui
jarak
antara  dua 
kantor 
polisi 
tersebut 
dapat 
dilakukan secara
rnatematis 
dan
komputer 
dapat 
menghitungnya,
maka 
komponen 
hubungan
keruangan  ini
tidak
perlu disimpan.
4.   Waktu,
yang
merupakan
komponen keempat
juga
perlu
diperhatikan,
terutama
untuk
menangani
suatu 
informasi
geogrnfis
yang  sangat
dipengarubi
oleh 
waktu.   Suatu
garis
pantai
dapat
berubah
dalam
waktu 
beberapa
tahun
karena
terjadinya erosi
atau
abrasi,
jalan-jalan
yang
dapat 
bertambah
karena
tuntutan
perkembangan
kota,  dan
sebagainya.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter