Home Start Back Next End
  
14
2.1.7
Data
Masukan untuk Slstem
Infonnasi
Geografi
Data
masukan sangat diperlukan sistem
informasi 
geografi 
agar dapat belfuogsi
dan
memberikan 
informasi 
mengenai 
hasil
analisis
yang
diperoleh.
Data
masukan
yang
akan dipergunakan  pada sistem
informasi 
geografi
ini
harus diubah terlebih dahulu dari
bentuk data aslinya
yang
dikenal dengan  data dasar geografi  atau geographical
database.
Data
masukan tersebut dapat diperoleb
dari
tiga sumber,
yaitu
:
(a)
lapangan,
(b)  peta,
dan (c) citra penginderaanjauh.
(a)  Data  lapangan. ·.Data 
ini 
diperoleh
langsung dari  pengukuran lapangan secara
langsung, 
seperti
misalnya pH
tanah, salinitas
air,
curah
hujan
suatu wilayah, dan
sebagainya.
(b)  Data
peta. Informasi
yang
telah terekam pada peta kertas atau film,
dikonversikan
ke
dalam
bentuk digital. Misalnya, peta
geologi, peta
tanah, dan
sebagainya. 
Apabila
data sudah
terekam dalam bentuk peta,
tidak
lagi
diperlukan
data
lapangan,  kecuali
untuk pengecekan kebenarannya.
(c)
Data
citra
penginderaan jauh.
Citra
peoginderaan
jaub
yang
berupa
foto
udara
atau
radar
dapat
diinterprestasi terlebih
dahulu
sebelum
dikonversi
ke 
dalam
bentuk
digital. Sedangkan  citra yang
diperoleh
dari
satelit yang sudah dalam bentuk digital
dapat langsuog digunakan setelah
diadakan koreksi seperhm:ya.
Ketiga sumber
data
tersebut saling
mendukuog
satu
terhadap
yang
lain.
Data
lapangan
dapat
digunakan
untuk 
membuat
peta 
fisis,
sedangkan data 
penginderaan 
jauh 
juga
memerlukan  data
lapangan 
untuk
lebih
memastikan 
kebenaran
data
tersebut
Jadi
ketiga
sumber ini
saling
berkaitan, 
melengkapi  dan
mendukung,
sehingga
tidak boleh
ada
yang
diabaikan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter