![]() 27
2.6.L2
un1gmc«1'
Business A:rea Amllysis
Menurut pendapat.
WJ.artin
(1990b, p206) untuk membuat
diagram acialisis diperlukm
L
Menyediakan penjelasan
lingkup
bisnis serta
bagairnana
keterkaitan
antar alctivitasnya.
2. Menyediakan
kerangka a.-sitelrtur
yang berbasis infonnasi
b!snis.
membangun sistem
3. Menyediakan kerangka sistem
yang dibangun terpisah-pisah,
dan dapat
dipadukan, ymg berisi
:
Model
d?..'ta
yang
ternonnalisasi
pem:u'l,
a.1can
menjadi
fondasi dari rancangan dan konstruksi aplikasi.
Model
a.lrtivitas-aldivitas
bisnis
serta
saling
ketergantungannya.
Memmjukkan proses dan data
yang digunakan.
4.
Mengidentiflkasikan kebutahan
yang
mempunyai
prioritas
yang sangat
tinggi
untuk
aktivitas
pusat
infonnasi
dan
perancangan sistem.
Mezz
mh Area Bisni:i! yang
akau
DianBlisis
:Ntenurut
Ma.'"tin (1990,
p209)
berpendapat
bahwa
untuk dapat
area mana
yang aklm
dianalisis terlebih
dahulu,
maka
dibutuhkan seleksi a;ea bisnis
berdasarkan
:
L
Dampak potensial
saSlk<llt
drui
bisnis.
2.
Dampak komperisi
sistem
baru.
|