|
28
3.
Potensi
area bisnis.
4.
Prioritas manajemel"
5.
Mah!!l dan suiitnya meme1iliara sistem yang berja1an.
6.
Staff dan
tenaga
yw_g tersedia.
2.6.2
Critical Success Factor ( CSF)
Ui.2.1
Defini§i
Critical Success Factor
Mem.4rut Mcleod
(1996,
pl90)
Critical
Success
Factor
adala!1
salah satu
keg:iatan
pemsahaan
yang berpengaruh
kuat
pa.da kemampua.'l
pe::asa.haan
u:1tuk
menca?ai
tujuan:"'lya.
Sistem
icl"ormasi
memungkinkan
ma;n
jer
mengikuti
critical Ruccess factor
dengan
melaporkan
informasi
tentang critical
successfactor-nya.
Jadi critical
success f : Ctor
merupakan
snatu
faktor, dimana
segala
sesnatll
harus
berja1an dengan baik
untuk pengembangan
bisnis
penca:pa antnjnart-t'Jjnan
manajer (Apa
yang
harus
dilaku..l<:an
untuk
mencapai sas&""!l11).
Critical
Success
Factor
dapat juga
digambarkan
dalam
suatu
bentuk
hirarki.
Critical
Success
Factor
pada
suatu
tingkat
dapat
menjadi
sasar&"l
pada
tingkat
yang
lebi.h
rendah.
Beberapa
critical
success
factor
berhubungan
dengan
suatu
industri
secara
keseluruhan, yaitu
dengan
porusahaan, unit organ.isasi, dan juga in6vidu (manajer).
|