|
l3
..
Pengor
s"lll'lisasian
yang
ba.ik, sehingga
penggune
mengetahui
kapan
awal
dan
akhir dari suatu aksi.
@
Penenganan
kesalahan yang sederr.ana
<>
Memperbolerm
penggur1a
mengulangi
atau
memperbaiki kesala.'llin
ya11g
telall dilakukan.
®
Menyediakan
kendali
intemal
bagi
pengg-una, sehingga pengguna
merasa
menguasai
sistem
dan
sistem
akan
memberikan respon
atas
aksinya.
"
Meng-urangi
penghafalan dengan memperhatikan
kaidall
ingatan
manusia yang terbatas, sehingga perancangan pun harus sederhane.
Mem;;ut
Shneidenna,.'l (1992,
pl21),
terdapat
beberapa pedoman
yang
ha"'Us diperhatikan
dalam
perancangan menu, antara
lain:
111
Gunakan
task
semantic dalam orgacisasi menu, seperti:
single, linear
sequence, tree structure, aGyclic da'1cyclic
network.
"
Lebih baik luas
dangkal daripada sempit
dalam.
Tunjukka.11 posisi dengan gambru:-, angka atau judul.
®
Gunakan
nama item sebagai judul pada
tree.
"
Gunakan pengelompokan item
yang
berarti.
"
Gurlllkan pengurutan
item yang berarti.
®
Tampilkan item dengan
singkat,
mulai dengan keyword.
"
Gunekan tata
ballasa, layout
dan
peristilal1an yang konsisten.
Sediaka'l
typear.ead,jumpahead dan
shortcut Iainnya.
"
Sediakan lompatan ke menu
sebelw:nnya dan menu utama.
|