![]() Pengertia.n
tunanetra dililmt dari
segi etimologi bahasa
bernsa!dari
kata tuna
yang
berart: dan
netYa
yang bererti
mata
(Soekini
et
al,
1
995)_
Jsti!ah tucanetra
mengga.mbarkan
keadaan
pend.erita
yang
me ngl!launi
ke!ainan
indera
penglihatan,
itu
bersi£"tt
bernt maupun
nr,,gan. Sedangkan
istiiah
pada
u,-numnya
me:lul;islca,, keadann
mata
yan.g rusak,
baik sebagiat'"l
(sebelah}
maupun seluru!tc1ya
(ked:Janya), sehingga
mata
tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
1\f
nurut
Samuel dan James
{1985,
p25}, anak-anak
yang
memiliki
keterbatasan
dalam
penglillatwn
diklasifikasikan
herdasarkan
pendidikan
meP,jadi
dua
keiompok yaitu:
L
blind ateu
aCalah ar
-a,1ak
yang
hanya memiliki
persepsi tentang
cahaya
dan
sama sekali melibatlru.Jl melihatnya.
2.
partialy
sighted ataa low
vision anak-anak yang
memiliki sediki':
pengli11.atan
yang
diba.tasi
pengiihate:mya, tetapi
dapat
belaja.r
mer,ggu...,akan bacaan se!ain braille dengan matanya
braille pertama kali
diperkenaLbn
oleh
Lou.is
Braille.
Belia.u. dilahirkan di
Pe:rancis
pada tahun
c
809
dan
mengala.mi
kebutann ketika
ia.
masih kecil
karena
suatu
6
|