![]() 13
satu, tomboi diasosiasikan de11ga:n
posrs1
dua,
tombol
"S" diasosia
ikan
dengan
posisi
tiga, tombol
'T'
diasosiasikan dengan
oosisi
titik
empat,
tombol
"K"
diasosiasikan dengan
titik
dan
tornbiJl ''L"
diasosiasikan dengan
posisi
titik
Sedangkan biia dengan earn peneljemahan,
maka pertama kali
materi teks
dimasukkan
da!a.<n kom;:mter dengan
cara scanning menggunakan ala,t scanner
atau
diketik
Teks
tersebut kemudian diteljemahkan
braiile dengan
mengguna:ltan pir21llti
braille
yang
mempu..nyai
fasilitas
penerjemahan.
Dokumen braille
basil
penerjemahan
-edu
diperiksa
ulang d&n
diperbaiki karena
penerjemahan tidaklat'llOO%
akurat
Memprod si
dokumen
braille
dengan
menggunakan komputer
mempunyai
L
Umumnya
piranti
lum:.k
mempunyai
fasilit\!S untuk
mencetak
printer
Fasilitas
ini
digan..akan untuk
keperluan
pemeriksaan
dokumen
eleh orang
berpengliha:tan
yang
mengerti braille.
Menceta.k
di
printer
kbih
murah
dan
cepat
dibanding
dengan
mencetak
timbul
braille
dengan
embosser.
2. Perbaik:an pada dokumen
dapat
dengan
cepat
dan
mudal1 dilakukan
3.
Sebuah
dokumen braille pada komputer dapat dicetak timbul
dalam.
ju.'1llah
banyak
dengan
embosser.
Mem;:;erbanyak
dokumen
braille
seeara
m81llual
dengan
menggunakan
thermofonn (alat
untuk
memperbanyak:
kertas
braille
yang bekerja dengan
prinsip pemanasan)
pada kertas p!astik kurang disakai
oleh tunanetra
karena
huruf
pada dokumen
hasil
duplik:at kumng
je!as diraba.
|