|
141
Secara keseluruhan pada proses
yang dirancang dapat disimpulkan bahwa
setiap
order pelanggan
dapat
diselesaikan
dalam
waktu
61,87
jam atau
2,58
hari
dengan rata-rata biaya tambahan Rp. 18.751,- per order pelanggan.
5.3
Analisa Hasil Akhir
Setelah dilakukannya ekstrasi terhadap
proses yang berjalan dan simulasi
proses
yang dirancang
maka dapat dilihat perubahan dalam waktu pelayanan dan
biaya tambahan yang diakibatkan oleh rekayasa ulang SCM dengan
memanfaatkan teknologi.
Pada
proses
administrasi
wholesale dan
retail
yang
sedang
berjalan
rata-
rata
waktu
yang
dibutuhkan
untuk
penyelesaian
1
order adalah
19,57
menit
sedangkan menggunakan proses yang dirancang adalah 7,40 menit. Dalam hal ini
terjadi peningkatan kinerja sebesar 62,18%. Sedangkan untuk waktu tunggu
adalah dari 30,45 jam menjadi 15,56 menit atau 48,90 %. Dari segi biaya
tambahan tambahan setiap transaksi pada proses lama rata-rata Rp. 1482,5,-
menjadi Rp 560,5,-
sehingga penghematannya adalah 62,19%. Hal membuktikan
bahwa
penerapan
sistem teknologi
pada
proses
SCM
yang
baru
maka
terjadi
perubahan
yang
sangat
signifikan dalam
memperpendek
waktu
proses,
waktu
tunggu
dan biaya tambahan tambahan yang dikeluarkan perusahaan dalam
distribusi ban kepada customer.
Hal
yang sama juga terjadi pada proses persiapan barang sampai distribusi
ke pelanggan. Pada proses lama waktu proses yang dibutuhkan dibagian gudang
rata-rata
pertransaksi
adalah
52,54
menit
sedangkan
proses
baru
adalah
38,71
|