|
8
f.
Data
waktu
downtime
hanya
dihitung
pada
saat
mesin
berhenti
karena
rusak
(stoppages because of breakdown)
dan
tidak
termasuk
pada
waktu set-up atau
pemeriksaan terjadwal.
g. Tidak memperhitungkan biaya inventori dan biaya pemesanan komponen mesin
kritis karena komponen yang diperlukan dianggap telah tersedia.
h. Tidak
membahas
mengenai
kemungkinan
terjadinya
faktor
kelalaian
manusia
(human error) saat pengoperasian mesin berlangsung pada masa yang akan datang.
i.
Penentuan
penjadwalan
perawatan
mesin
yang
baru
merupakan
usulan
dari
metode
perbaikan dari yang telah berjalan.
j.
Metode
yang
digunakan
adalah
preventive
maintenance
baik
rutin,
maupun
secara
periodik.
k. Pengembangan sistem
informasi sampai tahap pemprograman dengan
menggunakan
database tidak dilakukan secara menyeluruh. Pemprograman hanya dilakukan pada
informasi-informasi yang dianggap penting, yang berhubungan dengan pembahasan
masalah.
1. Perancangan
sistem
preventive
maintenance
and
reliability
system
tidak
meliputi
tahap implementasi dan evaluasi.
1.4
Tujuan dan Manfaat
1.4.1
Tujuan
Tujuan dari pembahasan ini adalah sebagai berikut:
a. Mengetahui
jenis
mesin
kritis
dan
menentukan
frekuensi
breakdown
rata-rata,
serta
total downtime rata-rata mesin kritis yang sering mengalami kerusakan.
|