Home Start Back Next End
  
2
penanganan  jumlah  persediaan 
merupakan  hal 
yang  kerap 
terjadi,  terutama  dalam
ketidak tersediaan produk yang dibutuhkan, dan sebaliknya.
Oleh sebab
itu sangatlah penting
untuk
mengetahui jumlah
minimal
yang
harus
selalu
tersedia
di
PT.CMSS.
Selain
itu, titik
pemesanan
kembali
juga
perlu
untuk
diketahui
sehingga
persediaan
dapat
tersedia
seperti
sedia
kalanya
pada
waktu
yang
tepat. Jumlah maksimum pun perlu diketahui untuk mempertimbangkan tingginya biaya
persediaan jika terlalu banyak menempatkan persediaan, terutama untuk produk yang
sulit terjual.
Persediaan di PT.CMSS terkadang tidak
dapat
memenuhi
permintaan
dari
pelanggan.
Sebaliknya
terjadi
ketika
terdapat
persediaan yang
banyak,
tetapi
barang
tersebut tidak laku dijual. Hal ini dapat disebabkan karena kesalahan peramalan
permintaan barang yang seringkali dijadikan patokan sebagai penentuan jumlah
persediaan di PT.CMSS. Metode peramalan yang digunakan adalah metode single
moving average tiga bulanan dan safety stock tidak diterapkan dalam persediaan.
Untuk mendukung hal-hal di atas, perusahaan juga perlu untuk menggunakan
teknologi informasi dengan menerapkan suatu sistem informasi untuk mengatur
persediaan dan pemesanan barang.
Pada 
saat 
ini, 
PT. 
CMSS 
menggunakan 
dua 
aplikasi 
di 
masing-masing
tokonya,
dan
hal
ini
mengungkapkan
masalah yang
terjadi
yang
dikarenakan
kedua
aplikasi
tersebut
tidaklah
terintegrasi.
Informasi
persediaan yang
tercatat
di
komputer
tidaklah sama dengan persediaan yang sebenarnya, sehingga ketika ada pelanggan yang
bertanya, mereka kadangkala tidak dapat memastikan dengan jumlah yang tersedia di
toko, sehingga dilakukan penghitungan di tempat.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter