Home Start Back Next End
  
73
Tabel 4.24 Koefisien Ketersediaan Produk  dan B®and Switching
Coefficients
a
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
t
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
rata_ketersediaan
.929
.192
4.839
.000
.715
.050
.821
14.214
.000
a. Dependent Variable: rata_brand
Sumber: Hasil Pengolahan Data
Dari tabel coefficients di atas menggambarkan bahwa persamaan regresi sederhana:
Y= 0,929 + 0,715X2
Yang artinya konstanta
(0,929) menyatakan bahwa jika tidak ada
kenaikan nilai dari
variable Ketersediaan Produk
(X²), maka nilai   
Brand  Switching
adalah 
0,929. 
Koefisien
regesi
sebesar
0,715
menyatakan
bahwa
setiap penambahan
satu
skor/nilai Ketersediaan
Produk  
akan
memberikan
kenaikan
skor
sebesar
0,715
pada
Brand
Switching.
Masalah
utama
persediaan adalah menentukan berapa jumlah pemesanan yang ekonomis,
yang akan
menjawab
persoalan
berapa
jumlah produk
dan kapan
produk
itu
dipesan,
terlalu
lama
sampainya
produk
menjadikan
perusahaan
kekurangan
persediaan
produk dan
sedikitnya
pembelian
produk
karena
konsumen
berpindah
merek
kepada
perusahaan yang
persediaan
produknya
cukup.
Beberapa
penyebab
berpindahnya
merek disebutkan
oleh
Keaveney
sebagaimana
yang
dikutip
Prasetijo dan
Ihalauw
(2005,p.97 –
98)
antara
lain
adalah
Hambatan fisik maupun psikologis untuk mendapatkan produk.
Dalam
penelitian
ini
menunjukkan
bahwa
Persediaan produk berpengaruh secara
signifikan
terhadap
Brand Switching, dan
apabila
persediaan
produk
dinaikkan
maka
Brand
Switching-pun akan naik
demikian juga sebaliknya
bila persediaan produk turun maka Brand
Switching pun
akan
berkurang.
Temuan
penelitian
ini
mengindikasikan
bahwa
perpindahan
merek
ditentukan
oleh
persediaan
produk
namun
meskipun
persediaan
produk
dinaikkan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter