|
9
pengodean (coding) utama, yaitu: pengodean terbuka (open coding);
pengodean berporos (axial coding) dan pengodean selektif (selective
coding). (Ardianto, 2010:224-225). Penulis
memilih analisis data model
Strauss dan Corbin melalui pengodean agar dapat mempermudah
menganalisis hasil dari wawancara mendalam dengan informan sebagai
sumber data yang berkaitan dengan penelitian.
1.5.4
Metode Keabsahan Data
Dalam suatu penelitian, perlu memastikan kebenaran data. Kepastian data
harus terjamin berdasarkan pengumpulan data yang diperoleh peneliti.
(Sugiyono, 2012
:
25). Hasil penelitian juga harus dapat dipercaya atau
diandalkan terutama pada hasil wawancara dengan informan dan
observasi
yang telah dilakukan peneliti. Pada penelitian ini, keabsahan
data meliputi: (Sugiyono, 2012 : 275-277)
1.
Kredibilitas (Credibility),
yaitu adanya pendukung untuk
membuktikan data yang telah ditemukan peneliti. Contoh hasil
wawancara didukung dengan transkrip verbatim. Data tentang
interaksi atau gambaran keadaan seperti foto-foto. Dengan
adanya dokumentasi foto secara detail, data akan menjadi lebih
dipercaya.
2.
Transferabilitas (Transferability),
Agar orang lain dapat
memahami hasil penelitian kualitatif sehingga ada kemungkinan
untuk menerapkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti dalam
membuat laporannya harus memberikan uraian secara rinci, jelas
|