Home Start Back Next End
  
4
dan
harga saham mungkin
tidak terulang kembali dimasa
mendatang, dan ketiga, analisis
tehnikal terlalu subjektif.
Sedangkan 
untuk 
analisis 
secara 
fundamental,  seorang  investor  harus
menganalisis
secara
mendalam laporan
keuangan
suatu
perusahaan.
Laporan
keuangan
terdiri dari neraca, laporan laba rugi, laporan arus kas dan laporan laba ditahan. Neraca
menggambarkan
posisi
keuangan
suatu
perusahaan
pada
satu
periode
tertentu,
laporan
laba
rugi
menggambarkan
pendapatan
dan
biaya
dari
suatu
perusahaan
dalam suatu
periode
tertentu. Sedangkan
laporan pergerakan uang kas dapat dilihat pada laporan arus
kas.
Dalam menganalisis
laporan keuangan suatu perusahaan,
investor berusaha
untuk
membuat  perhitungan  sehingga  dapat  membandingkan
satu
perusahaan
dengan
perusahaan lainnya. Analisis rasio yang menggunakan laporan keuangan yang terdiri dari
neraca,
laporan
laba
rugi
dan
laporan
arus
kas,
mencakup
tentang
metode
perhitungan
dan menginterpretasikan rasio keuangan untuk mengetahui performa suatu perusahaan.
Analisis
rasio
suatu
laporan
keuangan mempunyai kegunaan bagi banyak pihak,
seperti
para
pemegang
saham,
kreditur
dan pihak manajemen perusahaan. Pemegang
saham merupakan pihak
yang
sangat
menaruh perhatian kepada tingkat
resiko dan
imbal
hasil
dari
perusahaan
di
masa
sekarang
dan yang akan datang. Pihak kreditur sangat
memperhatikan
tingkat
likuiditas
perusahaan
dan
kemampuan
dalam
membayar
bunga
dan pokok pinjaman. Juga sangat menaruh perhatian kepada profitability perusahaan;
mereka ingin memastikan bahwa bisnis tersebut sehat dan akan berlangsung baik.
Sedangkan  pihak 
manajemen,  seperti  para  pemegang  saham,  sangat  memperhatikan
segala aspek dari situasi keuangan perusahaan (Gitman 2000:125-126).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter