![]() 49
?
3.
Tentukan
tarafnyata.
4.
Wilayah kritiknya ·
z
<
-z,;z bila alternatifnya p
<
po
z
>
z, bila
alternatifnya p >
po
z
<
-Za/2
dan
z
>
-za 2 bila
alternatifnya
p
>
p
0
5.
Perhitungan
:
Dari
contoh
berukuran
n
yang
diperoleh,
hitunglah x dan
kemudian
X-npo
Z=----
6.
Keputusan
:
Tolak
H
0
bila
z
jatuh dalam
wilayah
kritik; dan terima
H
0
bila
z
jatuh
ke
dalam wilayah
penerimaan.
2.9
Uji
Kebebasan
Suatu
ukuran
mengenai
perbedaan
yang terdapat antara
frekuensi
yang
diobservasi
dan
yang
d;'mrapkan adalah statistik
x2 (baca kai
kuadrat) yang
ditentukan
oleh
:
(ol-
el)-
(o2-
e2) ²
(ok-ek)
2
k
( -ej)2
x-
?
+
+
....+
=
2:
el
e2
ek
j=l
eJ
Uji
chi-kuadrat
dapat
dipakai
untuk
menentukan
sejauh
mana distibusi-distribusi
teoritis, seperti distribusi normal,
binomial, dan
seterusnya,
sesuai dengan distribusi-
distribusi
empiris,
yaitu
yang
diperoleh
dari
data
sampel.
Uji chi-kuadrat dapat pula
digunakan
untuk
menguji hipotesis
kebebasan an tara
dua
peubah.
Dalam
prosedur chi-kuadrat
dikenal suatu
tabel
yang
dinamakan
tabel
kontingensi.
Tabel kontingensi yang
mempunyai r baris
dan c kolom
disebut
sebagai
!abel
"r x
c". Lambang
"r x
c"
dibaca "r silang
c". Total
baris dan total
kolom disebut
sebagai
frekuensi marjinal.
|