|
20
3. Identifikasi sumber data.
Setelah
memilih
alat
ukur
yang
akan
digunakan, auditor
harus
mengidentifikasi
sumber data
yang akan digunakan
untuk diukur,
misalnya
adalah
berbagai
macam user
sebagai
subyek
kuisioner, dalam
kasus
lain
adalah
data
manufaktur mengenai
produktifitas dan
tingkat
kerusakan
barang.
4. Dapatkan keadaan sebelum sistem informasi diimplementasikan.
Setelah
auditor
menentukan
alat
ukur
dan
mengindentifikasi
sumber
data
untuk
melakukan
pengukuran, maka
auditor
harus
menentukan keadaan
sebelum
implementasi dilakukan, sebagai
basis
pengukuran
seberapa besar
pengaruh
dari
sistem
informasi
terhadap
pencapaian tujuan
perusahaan.
Basis
pengukuran
ini
dapat
juga
didapatkan
saat
implementasi sistem
informasi dilakukan, akan sulit
untuk
mendapatkannya apabila sistem telah
beroperasi.
5. Dapatkan keadaan setelah sistem informasi diimplementasikan.
Setelah
sistem
diimplementasikan,
auditor
harus
mengumpulkan data
yang
berhubungan dengan
pengukuran
yang
dilakukan
untuk
mengevaluasi
tingkat efektivitas.
6. Menilai pengaruh dari sistem.
Apabila
auditor
telah
memiliki
data
mengenai keadaan
proses
bisnis
perusahaan sebelum
ada
sistem
dan
setelah
ada
sistem,
auditor
dapat
membandingkan nilai-nilai yang terdapat pada dua hasil pengukuran ini.
|