|
9
Konsep dasar transportasi adalah:
1. Masalah
transportasi
berhubungan
dengan
pendistribusian
barang-barang
dari
beberapa sumber (sources) ke beberapa tujuan (destinations).
2. Biasanya, memiliki sejumlah kapasitas barang dari masing-masing sumber dan
sejumlah kapasitas kebutuhan barang dari masing-masing daerah tujuan.
Model
transportasi
diformulasikan
menurut
karakteristik-karakteristik
yang
unik
dengan
permasalahan sebagai berikut:
1. Suatu
produk
dipindahkan
dari
sejumlah
sumber
ke
tempat
tujuan
dengan
biaya
seminimum mungkin, dan
2. Atas barang tersebut, tiap sumber mampu memasok suatu jumlah unit produk yang
tetap, dan tiap tempat tujuan mempunyai jumlah permintaan yang tetap
atas
produk tersebut.
Sasaran
transportasi
adalah
mengalokasikan
produk
yang
ada
pada
sumber
asal
sedemikian rupa
hingga terpenuhi semua
kebutuhan pada
tempat
tujuan, sedangkan tujuan
utama
dari persoalan
transportasi
adalah
untuk
mencapai
jumlah
biaya
yang
serendah-
rendahnya
(minimum) atau
mencapai
jumlah
laba
yang
sebesar-besarnya
(maksimal).
Persoalan transportasi terpusat
pada
pemilihan
rute
dalam
jaringan
distribusi produk
antara
pusat
industri
dan
distribusi
gudang
atau
antara
distribusi
gudang
regional dan
distribusi
pengeluaran lokal.
Dalam menggunakan metode transportasi,
pihak manajemen mencari rute
distribusi yang akan mengoptimumkan tujuan tertentu, misalnya
tujuan meminimumkan
total
biaya transportasi, memaksimumkan laba, atau meminimumkan waktu yang digunakan.
Model
transportasi
memiliki
berbagai macam
metode
dalam
memecahkan
persoalan
manajemen yang
bertujuan
untuk
meminimumkan
biaya
transportasi.
Metode-metode
tersebut adalah:
Metode Northwest-Corner (NWC)
Metode Least Cost (Metode Biaya Terendah Intuitif)
Metode Vogel Approximations Method (VAM)
|