|
18
aktivitas pelayanan (services), kolaborasi dengan partner bisnis, dan
menjalankan transaksi elektronik dalam organisasi.
Menurut Kalakota & Robinson (1999, p.4)
E-commerce didefinisikan sebagai penjualan dan pembelian melalui media
digital.
E-business
tidak
hanya
mengenai
transaksi e-commerce, tetapi
juga
memperbaharui
model
bisnis
lama dengan
mengaplikasikan teknologi
didalamnya untuk memaksimalkan nilai konsumen.
2.4.3
Model E-commerce
Menurut
Turban
et
al
(2002,
pp.1314),
model-model
dari
e-commerce
berdasarkan transaksi yang dilakukan, adalah :
1. Business to business (B2B)
Model
e-commerce yang dilakukan antar perusahaan atau organisasi.
Transaksi B2B
meliputi transaksi IOS (Interorganizational
Information
System) dan
transaksi
e-market yang terjadi diantara organisasi / perusahaan.
Berdasarkan Turban, Rainer, Potter
(2003, p.275), contoh dari B2B adalah
Wallmart dengan Wallmart Lambert.
2. Business to consumer (B2C)
Model e-commerce
yang
meliputi
transaksi retail dengan pembeli
individual.
Model ini juga biasa disebut e-tailing, contohnya seperti Amazon.com
3. Consumer to consumer (C2C)
Model e-commerce
dimana
konsumen
menjual
secara
langsung
kepada
konsumen
lainnya.
Mereka
menggunakan personal
web
pages
dan
portal
seperti intranet untuk mengiklankan produk atau jasanya.
|