|
48
akan memperkuat posisi neraca pembayaran negara yang dikunjungi
wisatawan tersebut.
Bila ditinjau dari segi pemasukan devisa, maka jenis pariwisata ini harus
mendapat perhatian pertama untuk dikembangkan, karena sifatnya yang
quick yielding tersebut.
b. Out-going Tourism atau Pariwisata Pasif
Yaitu kegiatan kepariwisataan yang ditandai dengan gejala keluarnya
warga negara sendiri bepergian ke luar negeri sebagai wisatawan.
Disebut sebagai pariwisata pasif, karena ditinjau dari segi pemasukan devisa
bagi negara, kegiatan ini merugikan negara asal wisatawan, karena uang yang
seharusnya dibelanjakan di dalam negeri, dibawa ke luar negeri dan tidak ada
arti ekonominya bagi negara sendiri. Karena itu jarang suatu negara
berkeinginan untuk mengembangkan pariwisata semacam ini.
3. Menurut Alasan/Tujuan Perjalanan
a. Business Tourism
Yaitu
jenis pariwisata dimana pengunjungnya datang untuk tujuan dinas,
usaha dagang atau yang erhubungan dengan pekerjaannya, kongres, seminar,
convention, simposium, dan musyawarah kerja.
b. Vacational Tourism
Yaitu jenis pariwisata dimana orang-orang
yang
melakukan
perjalanan
wisata terdiri dari orang-orang yang sedang berlibur, cuti, dan lain
sebagainya.
|