|
28
2.1.9 Distribusi Kerusakan
Distribusi kerusakan adalah informasi dasar mengenai umur pakai suatu
peralatan
dalam suatu
populasi.
Distribusi
kerusakan
suatu
peralatan
memiliki
bentuk yang berbeda
beda. Yang umum digunakan adalah distribusi
Eksponensial, Weibull, Normal dan Lognormal, dimana distribusi kerusakan ini
dapat
memenuhi
berbagai
fase
kerusakan.
Jika
ukuran
sampelnya
tergolong
kecil maka penaksiran parameter distribusi dilakukan dengan metode kuadrat
terkecil
(
Least
Squares
Curve
Fitting
).
Distribusi
Eksponensial
biasanya
digunakan jika
laju kerusakan tidak
berubah dan konstan terhadap
waktu
(
Ebelling,
hal
41
).
Distribusi
Normal
biasanya
cocok
digunakan
pada
fenomena
terjadinya
wearout
region
(
Ebelling,
hal
69
).
Distribusi
Weibull
dapat digunakan pada model yang mengalami
laju
kerusakan
menaik
maupun
menurun
(
Ebelling,
hal
58
).
Sedangkan Distribusi Lognormal
memiliki
kemiripan dengan Distribusi Weibull sehingga jika pada suatu kasus memiliki
Distribusi
Weibull
maka
kasus tersebut
juga
cocok
menggunakan
Distribusi
Lognormal. ( Ebelling, hal 73 )
Dalam perhitungan
nilai
fungsi
distribusi
kumulatif
(F(ti))
digunakan
metode
pendekatan
median
rank
karena
metode
ini
memberikan
hasil
yang
lebih baik
untuk distribusi kerusakan
yang
mempunyai penyimpangan distribusi
(
skewed distribution ). Adapun
nilai F(ti) tersebut didekati dengan persamaan
:
( Ebelling, hal 364 )
|