![]() 29
n
F
(t
i
)
=
i
-
0.3
n
+
0.4
1. Distribusi Eksponensial
Distribusi ini
memiliki laju kerusakan yang tidak berubah dan konstan
terhadap
waktu
(
Constant
Failure
rate
Model
).
Jika
ada
peralatan
yang
memiliki
laju
kerusakan yang
tetap,
maka
bisa
dipastikan
termasuk
dalam
distribusi Eksponensial
(
Ebelling,
hal
41
).
Penaksiran parameter distribusi
Eksponensial dilakukan
dengan
metode
kuadrat
terkecil
( least square
method ) yaitu : ( Ebelling, hal 364 )
xi = ti
yi =
ln
[1
/ 1 - F(ti)
(1 - F(ti)
)]
F( ti) =
(
i
-
0.3
)
/
(
n
+
0.4
)
n
?
x y
i y
i
Parameter
:
?
=
b
=
i =1
?
x
2
i
=1
Dimana : ti
=
data kerusakan ke i
i
=
1, 2, 3, ...., n
n
=
jumlah data kerusakan
F(ti) dihitung dengan menggunakan pendekatan median rank
Fungsi kerusakan distribusi Eksponensial adalah : ( Ebelling, hal 42 )
Fungsi kepadatan probabilitas
f
(
t
)
=
?
e
(
-
? t
. t
)
|