|
20
Pada perputaran terakhir, transformasi MixColumn() tidak digunakan.
Apabila kunci yang diperlukan melebihi kapasitas jumlah yang tersedia, dalam hal
ini hanya 128 bit sampai dengan 256 bit, dapat dilakukan ekspansi kunci
untuk
memenuhi kebutuhan subkey hingga ribuan bit melalui sebuah proses yang dinamakan
key schedule.
2.3.2 Deskripsi
Dalam enkripsi akan dilakukan operasi-operasi berikut untuk setiap ronde:
1. Transformasi
Inverse
SubBytes()
merupakan
kebalikan
operasi
substitusi
non-
linier pada tiap-tiap byte dalam state dengan
menggunakan tabel substitusi
yang
dinamakan S-box (kotak S).
2. Transformasi
Inverse ShiftRows()
menggeser kembali ke
tempat semula
isi baris
1, 2, dan 3 dari state dengan jumlah pergeseran yang bervariasi
3.
Transformasi
Inverse
MixColumn()
adalah
perkalian terhadap
inverse
matriks
konstan yang dioperasikan pada kolom-kolom dalam state.
4. Transformasi
Inverse
AddRoundKey()
dengan
cara
menambahkan
inverse
kunci
ronde ke state dalam operasi XOR.
2.4 Metodologi Berorientasi Objek
Metodologi
akan
membantu
dalam pengaturan
dari
keseluruhan
proyek
dengan
memecah proses pengembangannya menjadi bagian-bagian
yang lebih kecil, untuk
memberikan spesifikasi pada keinginan dan tidak adanya ketergantungan dari setiap task
dengan cara merencanakannya terlebih dulu, dilanjutkan dengan penjadwalan dan
pengawasan
untuk
setiap
laporan
selama
pembangunan
sistem.
Metodologi
yang
dapat
|