|
21
digunakan
terbagi
menjadi
dua,
yaitu
:
structured(terstruktur)
dan
object
oriented(berorientasi objek). Ciri-ciri metodologi berorientasi objek adalah:
1.
Adanya
encapsulation
(pemaketan
data-data
dan
operasi-operasi
ke
dalam sebuah
objek), tidak ada data yang bersifat global
2. Adanya inheritance (mekanisme untuk mendefinisikan sebuah kelas baru dalam
sebuah
kelas
yang
masih
berjalan),
adanya polymorphism
(kemampuan
untuk
menyembunyikan implementasi lainnya di belakang antarmuka biasa)
3. Lebih ditekankan pada tahapan awal dengan komunikasi lebih efektif
4.
Model yang sudah dirancang dapat dikembangkan dan diperbaiki
Adapun kelebihan dari
metodologi berorientasi objek bila dibandingkan
yang
terstruktur:
1)
Dapat digunakan kembali,sehingga akan lebih efisien daripada harus menulis ulang
2)
Perawatan yang mudah
3)
Lebih
mudah
untuk dites, karena setiap
modul bersifat tidak tergantung pada
modul
lain, dapat dimasukkan ke dalam sistem besar secara terpisah dan dapat didefinisikan
secara jelas.
4)
Sistem yang dibuat dapat berupa sebuah sistem yang besar dan kompleks
2.4.1 Unified Modelling Language (UML )
Diagram UML
merupakan
salah
satu
dari
alat
terpenting
dari
beberapa
analisis
kebutuhan
dan
perancangan
dari
sistem
software(perangkat
lunak)
yang
berbasiskan
pada orientasi objek. Dalam diagram akan terlihat kelas-kelas, atribut-atribut dan
operasi-operasi
sebagaimana
berhubungan
sesuai
dengan
macam-macam
tipe
yang ada
dalam
kelas-kelas.
UML
adalah
sebuah
bahasa
grafik
standar
dalam
permodelan
|