|
38
digunakan
untuk
mendapatkan
informasi
mengenai alat jaringan tetangga, seperti
tipe
ala-alat
jaringan,
terkoneksi
dengan interfaces
apa,
dan
nomor
model.
CDP
merupakan media dan protokol yang independent, dan hanya berjalan pada semua
peralatan Cisco melalui Subnetwork
Access
Protocol (SNAP). Kegunaan utama
CDP
adalah
untuk
mengetahui
alat
jaringan Cisco yang terhubung dengan alat
jaringan lokal, dimana keduanya menjalankan CDP.
2.8
Access Control List
Berdasarkan Cisco Systems (2005b), Access control list (ACL) adalah
salah
satu
kemampuan
router
untuk
menyaring
data
yang
melalui router.
ACL
berupa sederetan aturan yang menyatakan paket data diizinkan lewat atau ditolak.
ACL
dapat
diterapkan
ke
semua
routed
network
protocol,
seperti Internet
Protocol(IP) dan Internet Packet Exchange(IPX). ACL dikonfigurasi di router.
Penyaringan ACL akan menentukan suatu paket akan diizinkan lewat atau
akan diblok. Router akan memutuskan hal tersebut dengan memeriksa paket
tersebut
dan
mencocokannya
dengan
serangkaian
aturan
pada
ACL.
Yang
diperiksa
oleh
ACL
meliputi
alamat
sumber,
alamat
tujuan,
protokol,
dan
nomor
port.
Untuk mengatur lalu lintas jaringan,
diperlukan
penerapan
ACL
yang
terpisah
antara
arah masuk
dan
arah
keluar
(inbound
dan outbound),
juga
harus
diterapkan
pada
tiap
interface
yang dimiliki
oleh
router.
Jadi
jumlah
ACL
yang
dapat
diterapkan
pada
router
berjumlah
dua
untuk
arah
masuk
dan
arah
keluar
dikali jumlah interface yang ada (dua kali jumlah interface).
Tujuan dari penggunaan ACL menurut Cisco Systems (2005b) adalah:
|