Home Start Back Next End
  
39
1.
Membatasi lalu lintas jaringan dan meningkatkan kinerja jaringan.
2.
Menyediakan fasilitas pengaturan lalu lintas jaringan.
3.
Menyediakan keamanan jaringan tingkat dasar (basic level).
4.
Memutuskan  tipe-tipe  lalu  lintas  mana  yang  akan  diblok  dan  yang  akan
diteruskan.
5.
Memperbolehkan administrator untuk
mengontrol
hak akses  client di dalam
jaringan.
6.
Bila  ACL  tidak  diterapkan  pada  sebuah  router,  maka  semua  paket  akan
diteruskan dengan kata lain  tidak ada penyaringan terhadap paket data.
ACL
harus
digunakan
pada
router
firewall, yang biasanya diletakan di
antara   jaringan   eksternal  dan   jaringan   internal.   Hal   ini   dilakukan   untuk
memberikan keamanan terhadap jaringan internal.
2.9
Virtual Local Area Network
Teknologi Virtual Local Area Network (VLAN)
memungkinkan pembagian
satu
physical
network menjadi
beberapa
logical network
(Cisco
Systems,
2005c).
VLAN merupakan teknologi di data
link
layer
pada OSI
layer. Dengan adanya
teknologi  VLAN,  switch
mampu 
melakukan  segmentasi 
LAN  seperti 
halnya
sebuah router, namun tidak memiliki kemampuan me-routing paket data, sehingga
dalam melakukan inter-VLAN routing tetap dibutuhkan sebuah router.
Setiap 
segmen 
yang 
terbentuk  memiliki 
id-nya 
tersendiri 
untuk
membedakan VLAN
yang
satu dengan
yang
lainya. Secara default, semua port di
switch Cisco merupakan VLAN 1 (id satu)
yang
merupakan
VLAN
manajemen
switch. Implementasi VLAN dapat dilakukan dengan 2 metode, yaitu static VLAN
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter