|
15
produksi Paper Tube
yang tidak begitu memerlukan kualitas tinggi, untuk menekan biaya bahan
baku..
Gramatur kertas
yang digunakan pada proses
produksi
Paper Tube
bervariasi, antara 240
gsm
sampai
dengan
500
gsm
(1
gsm
=
1
gram
per
square
meter
(g/m²)).
Setiap
jenis
dan
gramatur kertas
memiliki Bursting Strength yang berbeda, di
mana
Bursting Strength bertambah
seiring dengan meningkatnya gramatur (dan ketebalan) dari kertas yang digunakan.
Lebar strip kertas juga sangat berpengaruh terhadap kualitas Paper Tube yang dihasilkan,
karena dengan memperkecil lebar strip kertas akan didapatkan tumpuan (overlapping) yang
lebih
banyak,
sehingga kekuatan Paper Tube
yang dihasilkan juga
lebih besar.
Akan
tetapi
lebar strip
kertas
tidak dapat
dibuat
sekecil
mungkin
(terutama
untuk
diameter tabung
yang besar),
karena
akan
mengakibatkan lamanya
waktu
produksi
(karena
banyaknya
proses
penggulungan
yang
harus
dikerjakan oleh
mesin),
sehingga
diperlukan suatu
lebar
strip
yang
optimal
untuk
menghasilkan Paper Tube dengan kualitas yang baik dalam waktu produksi yang relatif singkat.
Lebar
strip
ini
juga
harus
dibedakan (dibuat
variasi)
dengan
selisih
±
1
mm
antar
layer
kertas,
agar
kertas
tidak
menumpuk
menjadi
satu
dan
membentuk
sebuah
spiral
(keadaan
ini
akan
mengakibatkan tiadanya kuat
tekan
Paper
Tube,
karena
tidak
terjadi
tumpuan/overlapping
antar layer)
Lebar strip di atas
menentukan sudut
gulungan (winding angle) yang
harus diambil dalam
proses
produksi.
Jika
sudut
gulungan
terlalu
rendah,
maka
layer-layer
pada
Paper
Tube
akan
menyisakan ruang-ruang kosong,
menyebabkan kuat tekan Paper Tube tidak optimal. Sedangkan
jika
sudut
gulungan
terlalu
tinggi,
maka
layer
tersebut
akan
meng-overlapping
dirinya
sendiri
dan
menumpuk,
sehingga
mesin
tidak
dapat
menggulung
Paper
Tube.
Menurut
pengalaman,
sudut yang optimal berkisar sekitar 45° (bergantung pada lebar strip kertas yang digunakan).
|