|
13
Annual ordering cost mempunyai bentuk geometris seperti
hiperbola. Apabila
dilihat
kembali
bahasan
terdahulu, jelas
bahwa
setiap pemesanan
akan
mengakibatkan
beban
biaya
sebesar k,
tanpa
memandang
jumlah
barang
yang
dipesan
(Q).
Jadi,
makin
kecil
Q
berarti
makin
sering
pemesanan
dilakukan,
dan
makin
besar
pula
biaya
pemesanan yang dikeluarkan. Sebaliknya, bila Q makin
besar
berarti
makin
jarang
pemesanan
dilakukan
dan
makin
kecil
pula annual ordering cost
yang
menjadi
beban.
Akibatnya
apabila
digambarkan
secara
grafis
maka
makin
besar Q (bergeser
ke
kanan),
makin menurunlah kurva ordering cost.
Annual holding cost digambarkan sebagai sebuah garis lurus. Hal ini disebabkan
karena
komponen
ini
secara
langsung
tergantung pada tingkat persediaan rata-rata.
Tampak
bahwa
garis ini
dimulai
dan
titik
Q=0, di
mana tingkat persediaan adalah nol.
Makin besar jumlah barang yang dipesan maka
makin besarnya tingkat persediaan rata-
rata. Akibatnya
holding
cost akan
meningkat
secara
proporsional,
dan
digambarkan
dengan garis dengan slope yang sama.
Solusi
optimal
daripada
fungsi
tujuan
ditemukan
pada
saat
total
annual
relevant
cost
minimum. Pada saat tersebut, jumlah
pemesanan yang optimal akan dinyatakan
dengan
Q*. Secara
grafis, solusi optimal ditemukan pada saat slope dari kurva TC adalah
nol.
Secara matematis, Q* (jumlah pemesanan yang optimal) dapat dihitung sebagai berikut.
Persamaan TC diturunkan, kemudian disamakan dengan nol.
|